Kami segenap mahasiswa STMIK AMIKOM YOGYAKARTA mengucapkan selamat kepada bapak PROF. DR. M. SUYANTO, M.M. atas keberhasilannya menjadi guru besar STMIK AMIKOM YOGYAKARTA. Suatu kebanggaan bagi kami sebagai mahasiswa STMIK AMIKOM karena kami mempunyai sosok guru besar yang begitu membanggakan yang mengadakan syukuran dan pengukuhan bapak PROF. DR. M. SUYANTO, M.M. pada hari sabtu, 24 januari 2009 dikampus tercinta kita STMIK AMIKOM YOGYAKARTA. Namun dibalik kebanggan kami, kami menyesalkan peraturan yang dibuat oleh panitia pelaksana acara tersebut karena kami sebagai mahasiswa terutama mahasiswa yang berkecimpung diorganisasi karena kurangnya sosialisasi yang diberikan kepada kami sehingga kegiatan kami agak sedikit berantakan karena pengumuman dadakan yang hanya didengar dari mulut ke mulut yaitu tentang ” mahasiswa STMIK AMIKOM YOGYAKARTA dilarang memasuki area kampus karena adanya acara tersebut”. sehingga kegiatan yang sudah kami rancang dari jauh – jauh hari sebelumnya berantakan dengan pengumuman dadakan yang disampaikan hari jum’at sore itu yang mau tidak mau memaksa kami memutar otak kembali mencari alternatif dari kegiatan kami tersebut. Sebagai contoh misalnya, organisasi HMJTI dan HIMMSI yang akan mengadakan LDKMO diluar yang mengharuskan anggotanya kumpul dikampus untuk keberangkatan, namun dengan adanya pengumuman dadakan tersebut mereka harus memutar otak mencari tempat alternatif untuk tempat berkumpul sementara anggota mereka kurang lebih 100 orang. kami mengerti betapa pentingnya acara pengukuhan ini karena banyak tamu tamu dari luar yang begitu terhormat yang akan menghadiri acara tersebut dan mahasiswa jangan sampai membuat image jelek dimata para tamu undangan. Sekali lagi, kurangnya sosialisasi kepada kami yang sudah berencana mengadakan kegiatan organisasi, kami merasa dirugikan. Sendainya sosialisasi kepada kami diberitahukan jauh jauh hari sebelumnya, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. dikutip dari dhymaz spyro
Pengukuhan Pak Yanto Sebagai Guru Besar, Amikom tertutup bagi mahasiswa AMIKOM.
3 Tanggapan terhadap “Pengukuhan Pak Yanto Sebagai Guru Besar, Amikom tertutup bagi mahasiswa AMIKOM.”
Tinggalkan Sebuah Balasan
Referensi
- Amikom berbenah
- Testing beta.00×1
- Dua Wisatawan Terseret Ombak Pelabuhanratu
- Program S2B Lulusan dari Microsoft Innovation Center
- Siswa Ujian, Pesawat Dilarang Take Off
- Terjadi 223 Kasus Pelanggaran Atas Nama Ramadan
- Korea Selatan Latih 3.000 Polisi Cyber
- Ichlasul Amal: Sultan Sebaiknya Tidak Gubernur Seumur Hidup
- Facebook Lite Sudah Mengudara
- Pengajian dan Buka Puasa Bersama Keluarga Karyawan dan Dosen STMIK AMIKOM Yogyakarta
More on MyDJournal
- Amikom berbenah
- Testing beta.00×1
- Dua Wisatawan Terseret Ombak Pelabuhanratu
- Program S2B Lulusan dari Microsoft Innovation Center
- Siswa Ujian, Pesawat Dilarang Take Off
- Terjadi 223 Kasus Pelanggaran Atas Nama Ramadan
- Korea Selatan Latih 3.000 Polisi Cyber
- Ichlasul Amal: Sultan Sebaiknya Tidak Gubernur Seumur Hidup
- Facebook Lite Sudah Mengudara
- Pengajian dan Buka Puasa Bersama Keluarga Karyawan dan Dosen STMIK AMIKOM Yogyakarta
ho o…. wifinya juga mati…. huh,,,
iya, bener, sumua acara orma, tiba2 di cancel, kan pada bingung tu, tidak ada pengumuman resmi lagi,kasihan mahasiswanya, dateng tapi diusir
Hidup Mahasiswa!!!
Bener tuh, gmn kreatifitas mahasiswa klo gt?
Tapi nahnya temen2 kok cm protes, skali2 aksi dunk, kebijakan yg tdk berpihak pada mahasiswa hrs kita lawan.
Panitia ne sapa?bukan mahasiswa to?klo emg bkan mahasiswa dia yg bayar siapa?mahasiswa juga kan?piye jal?