Selamat Tinggal Pimpian Redaksi

Pada hakekatnya manusia diciptakan untuk menjadi pemimpin di muka bumi. Manusia dituntut untuk selalu beribadah kepada Tuhan, mengelola bumi dan menggali potensi diri yang telah di anugerahkan Tuhan kepada manusia. Hidup hanya sekali, dan waktu yang di berikan kepada masing-masing manusia juga terbatas, oleh karena itu akan sangat rugilah manusia yang tidak memanfaatkan waktu yang dimilikinya sebaik mungkin, untuk melakukan yang terbaik dan berarti dalam hidup yang singkat ini.
Hal itulah yang membuat saya berani untuk mengatakan “selamat tinggal pimpinan redaksi”, sebuah posisi yang sempat saya duduki selama beberapa bulan. Dunia jurnalistik telah memberikan banyak pelajaran berharga dalam hidup saya, yang tidak akan pernah orang lain dapatkan ditempat lain. Dunia jurnalistik telah memberikan pengembangan kepribadian yang luar biasa pada saya. Dunia jurnalistik juga telah memberikan ilmu kepemimpinan yang sesungguhnya, dengan mengenal watak dan karakteristik kepribadian-kepribadian manusia. Oleh karena itu, berat rasanya ketika harus memutuskan melepas jabatan pimpinan redaksi yang telah nyaman saya geluti, untuk beralih ke dunia baru yang juga menarik untuk diarungi.
Namun manusia harus terus berkembang dan terus belajar untuk menguak berbagai ayat-ayat Tuhan yang tersirat diberbagai sisi kehidupan. Untuk mencapai kesuksesan dan meraih mimpi, manusia harus berani keluar dari zona nyaman yang selama ini dinikmati. Berkutat hanya pada satu sisi kehidupan saja, justru akan menghambat perkembangan seseorang. Oleh karena itu, sekali lagi saya nyatakan “saya mengundurkan diri sebagai pimpinan redaksi bulletin dan majalah d’journal UKM Jurnalistik STMIK Amikom Yogyakarta”.
Terima kasih saya ucapakan kepada temen-teman anggota redaksi yang telah mendukung dan membantu saya dalam menjalankan tugas saya sebagai pimpinan redaksi. Terima kasih juga saya ucapkan kepada seluruh civitas akademika STMIK Amikom dan berbagai pihak, yang pernah terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam pembuatan bulletin dan malajah d’journal. Jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan atau kurang berkenan dengan artikel-artikel yang diangkat redaksi dalam kepemimpinan saya, itu semua semata-mata demi kebaikan kita semua.
Kepada teman-teman mahasiswa kampus ungu pada umumnya dan anggota UKM Jurnalistik pada khususnya, marilah kita niatkan semua tindakan dan kegiatan yang kita lakukan, semata-mata untuk belajar. Umur kita terlalu singkat untuk kita gunakan menyelami dunia, oleh karena itu jangan kita sia-siakan. Teruslah belajar dan teruslah berkembang.
Salam terima kasih
Roy Ekanala

Tag:

Tinggalkan Sebuah Balasan